Kamis, 19 Agustus 2010

Surabaya (Bali Post) -

Rektor Universitas Swasta di Surabaya Ir. IGM Santosa langsung memecat serang staf administrasinya berinisial N karena terbukti terlibat jual-beli nilai. Tidak hanya itu, Ketua Jurusan (Kejur) Teknik Kimia berinisial A dicopot dari jabatannya. Sementara itu, enam mahasiswa yang menyuap karyawan langsung diskors 2-3 semester.

''Ini kasus hanya seputar mahasiswa menyogok memberi uang, kemudian karyawan mengubah nilai agar lulus,'' katanya kepada Bali Post saat memberi penjelasan kasus pemalsuan nilai mahasiswa, Senin (13/1) kemarin. Saat itu, Rektor didampingi Ketua Yayasan.

Kasus pemalsuan nilai itu terbongkar ketika ada seorang dosen yang mengetahui mahasiswa Jurusan Teknik Kimia yang belum lulus kerja praktikum ikut diyudisium yang digelar tgl 23 November lalu. Kemudian, mahasiswa yang seharusnya tidak diperbolehkan ikut yudisium bersama 31 mahasiswa Teknik Kimia lainnya dilaporkan kepada Pembantu Rektor (PR) I.

Karena curiga, PR I memerintahkan Kejur Teknik Kimia yang dijabat Ir. A untuk memeriksa kembali persyaratan yudisium. Setelah dicek, ada tujuh mahasiswa yang tidak beres. Namun akhirnya, hanya enam mahasiswa yang dibatalkan kelulusannya. Sedangkan satu mahasiswa mengikuti ujian susulan perbaikan dan dinyatakan lulus.

Setelah diselidiki, ternyata kasus jual-beli nilai itu dilakukan oleh staf administrasi jurusan Teknik Kimia berinisial N. Berdasarkan informasi yang diperoleh Bali Post, N yang sudah dimutasi pada bagian staf PR II sejak 11 November lalu itu mempermainkan nilai dengan menjual nilai dengan harga Rp 1 juta untuk semua pelajaran dalam satu semester. Menurut S, berdasarkan hasil keputusan rapat senat institut, akhirnya diputuskan agar Rektor memecat staf yang berinisial N. Putusan lain, Kejur Teknik Kimia yang dijabat Ir A dicopot kemudian dirangkap oleh Dekan Teknik Industri.

Tidak hanya itu, keenam mahasiswa yang menyogok N agar menaikkan nilai juga diberi sanksi skorsing selama 2-3 semester (1-1,5 tahun) tidak boleh mengikuti kuliah. ''Putusan tegas ini terpaksa saya ambil agar kejadian jual- beli nilai tidak terjadi lagi di kemudian hari,'' ujarnya. (059)

Selasa, 14 Januari 2003.

Rabu, 21 Juli 2010

Laboratorium Micro Teaching




Micro Teaching adalah suatu metode pembelajaran cara pengajaran/penerapan ilmu secara lebih informatif dan komunikatif melalui studio pengajaran. Micro Teaching terutama difungsikan untuk melatih skill individual calon pengajar dalam memberikan materi.
Laboratorium microteaching FKIP-UNIRA memiliki fasillitas 3 Ruang yang berfungsi sebagai :

a) Ruang Demonstrasi Siswa / Ruang Praktikum Pembelajaran di Kelas.

Ruang Demonstrasi Adalah suatu ruangan kedap suara dengan kaca tidak tembus pandang yang dipergunakan oleh siswa dalam mempraktikan keilmuannya

Ruangan tersebut berisi camera ccd dan perlengkapan audio visual yang dapat mendukung proses praktikum.

b) Ruang Operator / Ruang Pengolah data Interaktif praktikum siswa.

Ruang Operator / Ruang Pengendali Adalah suatu ruangan yang didesain khusus sebagai pusat tekhnologi dalam pengendalian / pengolahan secara tekhnis, data hasil studi pembelajaran yang dilakukan oleh siswa di ruang demontrasi-. Segala kebutuhan tekhnologi dalam pengolahan data mulai dari Recording, Editing, Labeling dan Finishing video dan suara dari mahasiswa yang sedang melaksanakan praktikum dapat di UpGrade.

Hasil dari praktikum dapat langsung di putar ulang, dievaluasi dan di dokumentasikan dalam bentuk video cd serta dibagikan kepada tiap mahasiswa yang melaksanakan praktikum.


c) Ruang Evaluasi / Ruang Penelaah hasil praktikum siswa.

Ruang Evaluasi adalah ruang tempat dosen dan beberapa mahasiswa yang melaksanakan penilaian terhadap mahasiswa yang sedang melaksanakan praktikum di ruang demontrasi, dengan kaca tidak tembus pandang.

Observasi/ Evaluasi bisa dilakukan secara langsung ataupun setelah menunggu hasil recording praktikan Video CD penampilan tiap mahasiswa selesai dikerjakan.


Selamat Berpraktikum dengan dukungan multimedia yang canggih.

Kami Senang Melihat Senyum Anda.

Tim Kreatif

Kamis, 01 Juli 2010




SEGENAP FUNGSIONARIS FKIP-UNIRA
mengucapkan :

SELAMAT DAN SUKSES
kepada Wisudawan/wati Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan
UNIVERSITAS MADURA YANG KE 21

pada tanggal 3 Juli 2010
bertempat di Lapangan Futsal UNIRA
Jam 8 - 12

Semoga Sukses Selalu Menyertai Para Wisudawan/ wati.

Senin, 21 Juni 2010


Virtual Laboratory
Solusi untuk menanggulangi keterbatasan atau ketiadaan perangkat laboratorium

"In the matter of physics, the first lessons should contain nothing but what is experimental and interesting to see. A pretty experiment is in itself often more valuable than twenty formulae extracted from our minds."
- Albert Einstein

Selasa, 15 Juni 2010

Bank Diimbau Fasilitasi Pengadaan Laptop Mahasiswa

Written by Fine Resyalia
Friday, 21 May 2010 15:23

MAGELANG-Mahasiswa baru harus memiliki laptop sendiri-sendiri, sehingga diharapkan ada bank yang bersedia memberikan kredit lunak kepada mereka. Hal itu sangat membantu mahasiswa karena proses pembelajaran di masa mendatang banyak memanfaatkan teknologi informasi.

Rektor Unnes Prof Dr H Sudjiono Sastroatmodjo MSi mengungkapkan hal itu usai menandatangani perjanjian kerja sama dengan Bank Mandiri di Borobudur International Golf and Country Club (BIGCC), Kota Magelang, kemarin.

Menurut dia, kegiatan belajar mahasiswa kini tidak lepas dari teknologi informasi. Berbagai tugas kampus dan keperluan surat menyurat di kampus hingga bimbingan skripsi, kini tak perlu repot-repot menggunakan setumpuk kertas. Efisiensi penggunaan kertas juga merupakan bagian dari aksi cinta lingkungan, karena secara langsung berdampak pada perilaku hidup yang ramah lingkungan.

“Di masa mendatang, model komunikasi dan proses pembelajaran di kampus tak banyak menggunakan kertas. Hal itu akan memberikan manfaat besar bagi lingkungan sehigga perlu dukungan semua pihak untuk pengadaan laptop bagi mahasiswa,” katanya.
Biaya Pendidikan Group Head Regional Commercial Sales 2 Bank Mandiri, Santoso Budi Riyanto, mengatakan, salah satu kerja sama lainnya adalah berupa pelayanan pembayaran biaya pendidikan melalui fasilitas perbankan yang dimiliki Bank Mandiri.

Dia menambahkan, pihaknya akan selalu memberikan dukungan dan solusi kepada dunia pendidikan dalam meningkatkan kualitas SDM demi tercapainya kehidupan bangsa yang cerdas sesuai dengan amanat UUD 1945.

Selain segmen bisnis, lanjut dia, segmen pendidikan merupakan bagian dari visi Bank Mandiri untuk menguasai pangsa pasar secara dominan di seluruh segmen.

“Dengan mengimplementasikan strategi yang spesifik di masing-masing segmen bisnis serta membangun sinergi yang kuat antarsegmen, visi tersebut diharapkan dapat berhasil dengan baik,” katanya. (H33-45)

Sumber: Suara Merdeka